4.000 Orang Lebih sudah Manfaatkan Program UHC, Ada yang Tifus hingga Melahirkan Selasa, 17/10/2023 | 14:58
PEKANBARU - Program Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB) atau yang lebih dikenal dengan nama program Universal Health Coverage (UHC) terus dimanfaatkan oleh masyarakat Pekanbaru. Data terakhir sudah ada lebih dari 4.000 orang yang memanfaatkan program tersebut.
"Sampai saat ini ini itu kurang lebih 4 ribuan masyarakat. Karena yang kita daftarkan menurut regulasinya di BPJS, jadi jika ada yang sakit itu yang didaftarkan itu 1 KK, jadi totalnya 4 ribu lebih yang sudah didaftarkan sejak dimulainya program UHC," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Selasa (17/10/2023).
Ia mengatakan untuk masyarakat yang memanfaatkan program tersebut bervariasi.
"Mulai dari ringan, batuk pilek, tifus. Kemudian ada juga penyakit berat seperti ada mau operasi, rawat inap, kemudian mau melahirkan," cakapnya.
Saat kabut asap kemarin, dikatakan Zaini, memang ada juga masyarakat yang memanfaatkan program tersebut. Namun jumlahnya tidak banyak.
"Jumlahnya standar aja. Karena kan memang masyarakat kita dari total Rp1.1 juta jiwa itu 96,7 persen yang sudah punya BPJS. Dan dari jumlah tersebut yang aktif 76 persen jadi kebanyakan mereka memang punya. Hanya beberapa saja yang mungkin belum punya, itu yang kita daftarkan ke UHC," sebutnya.
Hingga kini untuk kendala memang tidak ada.
"Untuk tahun ini kita menganggarkan Rp42 Miliar. Kalau untuk tahun depan sekitaran itu jugalah. Antara Rp40 hingga Rp50 miliar kita anggarkan," pungkasnya.(clc)