www.warnariau.com
DPRD Pekanbaru Desak Satpol PP Bongkar Tenda Ceper di Stadion Utama
Kamis, 08/04/2021 - 09:00:37 WIB



PEKANBARU, WARNARIAU.COM – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kota Pekanbaru untuk menindak tegas keberadaan payung ceper yang berada di Stadion Utama Riau.

Keberadaan payung ceper itu diduga menjadi tempat mesum para pengunjung. Di mana pengunjung duduk di kursi yang telah disediakan dan ditutup dengan payung, sehingga tidak tahu apa yang diperbuat para pengunjung di dalam payung tersebut.

Tampaknya, payung ceper ini memang sengaja disediakan oleh para pedagang disana. Pengunjung memesan minuman, lalu duduk didalam tenda itu. Yang tampak hanya sendal dan sepatu saja.

"Kalau memang terindikasi (payung ceper) untuk mesum, Ratakan!," kata anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Anwar, Rabu (7/4/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menegaskan, Satpol PP Kota Pekanbaru harus lebih peka terhdap aduan dari keresahan masyarakat ini, terlebih fenomena payung ceper ini juga sudah lama terjadi. "Kita (DPRD) minta Satpol PP lebih aktif lagi menindak laporan dari masyarakat," ucapnya.

Lanjutnya jika memang terbukti para pedagang tersebut memberikan fasilitas untuk pengunjung berbuat mesum, legislator daerah pemilihan Tampan ini meminta para pedagang tersebut untuk dibina. "Kalau memang ada Indikasi kesana (asusila) minta pelakunya di bina dan pemilik usaha juga dibina," tutupnya.

Hal senada juga diutarakan oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla, sesegera mungkin Satpolpp Kota Pekanbaru untuk menertibkan keberadaan payung ceper tersebut.

"Keberadaan payung ceper di lokasi seputaran Stadion Utama Riau sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu kami meminta Satpolpp dapat bertindak tegas dengan menyita seluruh perlengkapan tersebut dan sekaligus menertibkan pedagang yang ada disana," tambah Roni.

Keberadaan payung ceper ini, sebut Roni, dapat merusak generasi muda tentu hal ini tidak dapat dibiarkan. Jika tidak bisa ditertibkan, Satpolpp disarankan untuk menyita peralatan para pedagang tersebut.

"Sita seluruhnya. Karena mereka sudah tidak bisa lagi ditertibkan. Kegiatan mereka ini sangat merusak generasi muda dan ini tak bisa dibiarkan. Apalagi sekarang kita sedang menyambut bulan suci ramadhan. Meskipun demikian kegiatan ini diwaktu selain bulan ramadhan tetap kita larang," singkat Politisi PAN.(riaumandiri)



 
Berita Lainnya :
  • DPRD Pekanbaru Desak Satpol PP Bongkar Tenda Ceper di Stadion Utama
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Empat Bupati dan Walikota Pekanbaru Tak Terlihat di Rakor Karhutla Riau
    2 Gubri Open House Idul Fitri hingga Tiga Hari, Seluruh Warga Diundang
    3 Catat! ASN Pemprov Riau harus Masuk Kerja Tanggal 10 Juni Siap-siap Disanksi
    4 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    5 Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
    6 ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
    7 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    8 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    9 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    10 Pemprov Riau Bertekad Awasi Terus dan Tingkatkan Disiplin Pegawai
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved