www.warnariau.com
Sengketa lahan PT Arara Abadi vs Koperasi Tani Sudah Temui Titik Terang
Selasa, 19/11/2019 - 08:23:55 WIB
(Foto: Suasana rapat dengar pendapat Komisi 2 DPRD Riau dengan PT. Arara Abadi vs Kopni Sahabat Lestari)

PEKANBARU,WARNARIAU.COM - Komisi II DPRD Riau yang membidangi perkebunan akhirnya memfasilitasi pertemuan antara PT Arara Abadi dan Koperasi Tani Sahabat Lestari untuk mencarikan jalan keluar atas sengketa lahan yang terjadi di Desa Kota Garo, Kabupaten Kampar.

Rapat dengar pendapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Riau Robin Hutagalung di ruang medium, Senin (18/11) dengan dihadiri kedua belah pihak serta perwakilan Pemkab Kampar dan BPN.

"Kita memfasilitasi pertemuan ini untuk meminta keterangan kedua belah pihak. Kita juga undang dinas, Pemkab Kampar dan BPN (Badan Pertanahan Nasional) agar duduk persoalan ini jelas," ujar Robin Hutagalung.

Dari hasil rapat dengar pendapat, ucap Robin, diperoleh kesimpulan bahwa segala aktivitas pengelolaan lahan perkebunan yang dilakukan masyarakat diwadahi Koperasi Tani Sahabat Lestari sudah mendapat persetujuan Pemerintah Kabupaten Kampar. Memang, status lahan ini masih direkomendasikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk dilepaskan dari kawasan.

"Apa yg disampaikan oleh Kopni juga tidak bisa dibantah, karena BPN pun mengakui itu. Sementara, perusahaan memutuskan mengambil kembali lahan tersebut, karena belum ada pelepasan kawasan dari KLHK," ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Dari sana awal mula pertikaian terjadi, ucapnya, masyarakat merasa keberatan dengan tindakan perusahaan dengan mengerahkan alat berat dan pihak keamanan di lahan seluas 290 hektare yang sudah ditanami sawit itu.

"Terus juga terjadi bentrokan karena perusahaan membentuk kelompok tani baru. Sehingga menimbulkan bentrokan sesama masyarakat," ucap Robin.

Namun begitu, berdasarkanmediasi yang dilakukan DPRD Riau, sudah ditemukan titik terang atas persoalan ini.

Sementara itu, Direktur PT Arara AbadiEdi Haris mengatakan pihaknya selama ini sudah melalukan mediasi dengan Kelompok Tani Sahabat Lestari namun belum memperoleh kesepakatan yang pas.

"Mediasi sebelumnya sudah dilakukan tapi tidak menemukan kata sepakat. Hari ini kita berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan. Apapun hasilnya akan kita patuhi," ucapnya.

Pihak PT AA menyerahkan sepenuhnya kepada aturan dan mekanisme pelepasan kawasan supaya tidak ada persoalan hukum di kemudian hari.

"Kita serahkan ke KLHK karena yang berhak melepaskan kawasan kan KLHK. Kita ikuti saja aturan yang ditetapkan, agar tidak ada dampak hukum nantinya," ucapnya. (rilis)



 
Berita Lainnya :
  • Sengketa lahan PT Arara Abadi vs Koperasi Tani Sudah Temui Titik Terang
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Catat! ASN Pemprov Riau harus Masuk Kerja Tanggal 10 Juni Siap-siap Disanksi
    2 Gubri Open House Idul Fitri hingga Tiga Hari, Seluruh Warga Diundang
    3 Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
    4 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    5 ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
    6 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    7 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    8 Pemprov Riau Bertekad Awasi Terus dan Tingkatkan Disiplin Pegawai
    9 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    10 Syamsuar Dukung Riau Bebas Kendaraan Odol Demi Jalan Tanpa Lubang
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved