www.warnariau.com
Safari Ramadan Gubri ke Meranti, Wabup Sampaikan Permohonan Bantuan Pembangunan
Rabu, 15/05/2019 - 13:53:23 WIB



SELATPANJANG, WARNARIAU.COM - Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, bersama istri Hj Misnarni dan Forkompinda melakukan safari Ramadan di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (14/5/2019) malam.

Tampak dalam rombongan itu, Kanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Asisten I Setdaprov Riau Ahmadsyaharofie, Kepala Biro Kesra Provinsi Riau H Masrul Kasmy, Danrem 031 Wirabima, Brigjen Muhamad Fajar, Kabag Umum Areyadi, Kepala BKD Riau Drs Ikhwan, General Manager PT RAPP Wan Mohd Jakh Anza dan Pimpinan Perbankan Bank Riau Kepri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Meranti Said Hasyim mengatakan masyarakat Meranti sangat bangga atas kehadiran Gubernur Riau Syamsuar, karena sejak menjadi Gubernur Riau sudah dua kali datang ke Meranti.

Meranti adalah sebuah pulau terluar di Provinsi Riau yang masyarakatnya mendambakan pembangunan infrastruktur. Saat ini, kata Said Hasyim, Pemerintah Kepulauan Meranti berupaya memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

“Kita berharap bantuan dari Gubernur Riau untuk percepatan pembangunan RoRo di Tebingtinggi Timur ke Buton, dan saat ini kapal RoRo perintisnya sudah ada,” ucap Said Hasyim.

Kemudian Said Hasyim menceritakan kondisi Kepulauan Meranti yang telah berusia 10 tahun. Saat ini Pemerintah Kepulauan Meranti terus menggesa pembangunan khususnya di bidang infrastruktur namun banyak kendala yang dihadapi. Untuk itu Wakil Bupati berharap dukungan anggaran dari Pemprov Riau dalam membangun infrastruktur pembuka isolasi dan aksesbilitas daerah.

"Pemkab Kepulauan Meranti terus membangun infrastuktur, namun tidak pernah selesai. Hal ini dikarenakan kontur tanah yang labil, sehingga butuh anggaran besar untuk menyelesaikannya," ungkap Said Hasyim.

Selain jalan, Said Hasyim juga menyampaikan aspirasi masyarakat soal kelanjutan pembangunan Jembatan Selat Rengit penghubung Pulau Tebing Tinggi dan Pulau Merbau yang masih belum terwujud. Untuk itu Wabup kembali meminta dukungan dana dari Pemprov Riau untuk menuntaskannya.

"Untuk kelanjutan pembangunan Jembatan Selat Rengit, kami mohon bantuan Pemprov Riau. Pembangunan ini kita bagi dua," kata Said.

Terakhir dilaporkan Wakil Bupati kepada Gubernur, jika tak ada aral melintang dalam waktu dekat tepatnya 27 Mei 2019 mendatang akan dilakukan pengoperasian Roll On Roll Off (RoRo) di Insit Laut - Pelabuhan Buton Siak. Jika RoRo dioperasikan maka fasilitas ini menjadi pembuka isolasi daerah pertama bagi Meranti menuju Pulau Sumatera.

Usai sambutan Said Hasyim, safari Ramadan gubernur Riau itu dilanjutkan dengan pemberikan santunan kepada ratusan anak yatim. Santunan itu selain dari Pemprov Riau juga ada dari Bank Riau-Kepri dan PT RAPP.

Bantuan yang diserahkan itu di antaranya CSR Bank Riau Kepri kepada Pemprov Riau untuk masjid dan musala sebesar Rp50 juta, bantuan pembangunan Pesantren Darul Fikri Rp50 juta.

Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dari PT RAPP. Bantuan diserahkan oleh General Manager PT RAPP Wan Mohd Jakh Anza kepada Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim yang disaksikan oleh Gubernur Riau H Syamsuar.

Bantuan yang disalurkan PT RAPP di antaranya santunan kepada anak-anak yatim sebanyak 430 paket, bantuan perlengkapan alat penunjuk waktu salat, dan buku Iqra sebanyak 520 eksemplar. Selain di Selatpanjang, bantuan tersebut akan disalurkan kepada 14 desa di Pulau Padang. Dan tim Safari Ramadan PT RAPP juga akan berkunjung ke 6 desa, antara lain Desa Tanjung Padang, Putri Puyu, Lukit, Dedap, Bumi Asri, dan Mayang Sari.

Terpisah, GM PT RAPP, Wan Mohd Jakh Anza mengatakan pihaknya rutin setiap bulan Ramadan menyalurkan bantuan kepada masjid, masyarakat, dan anak yatim terutama yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Tim Safari Ramadan RAPP berkunjung ke desa-desa untuk bersilaturrahmi dan menjalin komunikasi dengan masyarakat, serta ikut merasakan suasana berpuasa bersama masyarakat. Hal ini dilakukan karena RAPP merupakan bagian dari masyarakat, bukan sebagai tamu," ujar Wan Jakh.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Syamsuar menyebutkan, tahun 2019 ini Insya Allah seluruh desa di Riau teraliri listrik, termasuk di Kabupaten Meranti ini. Sesuai laporan dari pihak PLN sudah 78 persen desa di Riau sudah teraliri listrik.

“Dalam mengemban tugas ini, kami perlu dukungan dari seluruh masyarakat. Doakan kami selalu dalam keadaan sehat dalam menjalankan amanah ini,” pinta Syamsuar.

Memang, kata Syamsuar, daerah Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdiri dari pulau-pulau sangat memerlukan biaya yang cukup besar dalam membangun infrastruktur. Namun ditegaskan Syamsuar, yang penting dalam pembangunan jalan ini terkoneksi dengan pulau lainnya di Riau dan daerah provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera.

“Dalam upaya percepatan pembangunan itu, kami sudah mengumpulkan seluruh pejabat di Riau untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Mana jalan yang menjadi prioritas sehingga terkoneksi antara satu pulau dengan pulau yang lain,” ungkap Syamsuar.

“Saya katakan bahwa 10 tahun ke depan pun pembangunan jalan raya di Riau tidak bisa teratasi jika kepala daerah baik bupati dan walikota, tidak mau mendukung dan berkerja sama dalam pembangunan infrastruktur ini,” sambung Syamsuar.

Kepada Wakil Bupati dan jajaran pejabat Pemkab Meranti, Gubernur juga menyinggung soal upaya mengatasi abrasi di Meranti terutama di Pulau Rangsang. Masalah ini diakui Gubri sudah disampaikan ke Kementerian Maritim RI.

"Saya dan Bupati Meranti telah bertemu dengan Menko Maritim untuk mencari solusi mengatasi Abrasi. Kita sampaikan jika ini dibiarkan bukan saja menghabiskan lahan masyarakat yang paling krusial akan berdampak pada berubahnya batas negara Indonesia, dan Kementerian bersedia membantu anggaran lebih besar lagi," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyebutkan, potensi di Meranti cukup besar baik itu sagu, ikan, maupun kelapa. Ke depan hal ini perlu dikembangkan lagi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Masih ada potensi lainnya di Meranti ini yang spesifik dan perlu kita tingkatkan lagi. Kita kembangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui UMKM. Sehingga bisa memperbaiki ekonomi masyarakat miskin,” ucap Syamsuar.

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Riau di Kepulauan Meranti diakhiri dengan mendengarkan Tausiah dari Al-Ustadz Zulhelmi Rais dan meninjau pembangunan Pesantren Darul Fikri di Desa Banglas Barat.(halloriau)



 
Berita Lainnya :
  • Safari Ramadan Gubri ke Meranti, Wabup Sampaikan Permohonan Bantuan Pembangunan
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    2 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    3 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    4 Pemprov Riau Bertekad Awasi Terus dan Tingkatkan Disiplin Pegawai
    5 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    6 Syamsuar Dukung Riau Bebas Kendaraan Odol Demi Jalan Tanpa Lubang
    7 Sekdes Desa Buluhcina Jarang Masuk Kantor, Ini Tanggapan Kades
    8 Ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi
    Polda Riau Bekuk 4 Polisi Pengedar Narkoba
    9 Dua Pelaku Pemerkosa dan Pemenggal Kepala di Siak Ditangkap
    10 Jadi Pengemis & Ditangkap Dinsos Jakarta, Marshanda Tidak Malu Mengakui Orang Ini Ayahnya
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved