www.warnariau.com
Kisah Sukses Mahasiswa Pejuang Skripsi
Jumat, 28/12/2018 - 10:23:24 WIB
Skripsi tak selalu harus jadi beban, banyak yang bisa menyelesaikannya dengan gembira (Foto: iStock)


JAKARTA, WARNARIAU.COM - Ibarat gunung, skripsi berada di puncak dengan lembah dan bukit melambangkan usaha selama kuliah. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, mahasiswa mampu melakukan yang terbaik hingga menjadi sarjana.

Kisah sukses pejuang skripsi bisa dipelajari dari sebut saja Aruna yang harus menempuh 13 semester. Aruna yang kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini lulus paling terakhir di angkatannya. Aruna sebelumnya merasa malas dan sempat absen kuliah selama dua tahun.

"Yang gue alamin, beberapa dosen ada yg memberi motivasi untuk bisa lulus. Bahkan ada yg membantu mempermudah supaya gue segera sidang dan dapat ijazah. Inilah yang mendorong gw untuk secepatnya lulus," ujar Aruna pada detikHealth.

Seperti mahasiswa semester akhir lain, Aruna kepentok wajib lulus karena terancam pemutusan masa studi atau drop out (DO). Motivasi dari dosen memudahkan Aruna untuk lebih rajin masuk kelas, serta menyelesaikan semua tugas kuliah. Aruna juga harus belajar untuk mendapatkan nilai terbaik saat ujian, sidang, hingga akhirnya lulus.

Sama dengan Aruna, Icha yang lulus dari sebuah PTN ini mengiyakan pentingnya motivasi untuk segera lulus. Icha mendapatkan motivasi dengan mengingat orangtua, keluarga, dan janjinya pada diri sendiri. Sebagai anak pertama, Icha ingin membuat keluarganya bangga dengan lulus 3,5 tahun.

"Inget aja sama tujuan awal, jadi skripsi yang berat bisa dijalani seru-seru aja. Terus cari teman yang bisa diajak saling bantu, diskusi, berbagi ilmu, atau curhat," kata Icha yang belajar ilmu komunikasi pada detikHealth.

Icha juga menjalin kedekatan dengan dosen wali dan pembimbing skripsi. Mahasiswa yang sudah akrab dengan dosen tak sungkan konsultasi, membicarakan kesulitan, dan mencari jalan keluar. Mahasiswa akhirnya bisa menemukan solusi atas masalahnya dan menyelesaikan skripsi.

Terlepas dari perbedaan keduanya, Aruna dan Icha membuktikan mampu lulus kuliah. Motivasi, kesungguhan usaha, dan dukungan dosen akhirnya mengantar Aruna serta Icha menyelesaikan pendidikan strata satu (detik).




 
Berita Lainnya :
  • Kisah Sukses Mahasiswa Pejuang Skripsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Empat Bupati dan Walikota Pekanbaru Tak Terlihat di Rakor Karhutla Riau
    2 Gubri Open House Idul Fitri hingga Tiga Hari, Seluruh Warga Diundang
    3 Catat! ASN Pemprov Riau harus Masuk Kerja Tanggal 10 Juni Siap-siap Disanksi
    4 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    5 Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
    6 ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
    7 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    8 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    9 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    10 Pemprov Riau Bertekad Awasi Terus dan Tingkatkan Disiplin Pegawai
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved