www.warnariau.com
Disabilitas di Pekanbaru Diajak Gali Potensi Diri
Selasa, 03/12/2019 - 08:33:47 WIB



PEKANBARU, WARNARIAU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar peringatan Hari Disabiltas Internasional 2019, di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Minggu (1/12/2019). Pada kesempatan itu, penyandang disabilitas diajak agar menggali potensi diri.

"Kita mengharapkan terciptanya disabilitas yang unggul, memiliki daya saing, sehingga mampu dan turut serta dalam membangun bangsa ini," kata Walikota Pekanbaru Firdaus.

Kata dia, pada hakikatnya manusia itu diberikan kelebihan dan ada kekurangan. Tidak membedakan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. "Oleh karena itu, kepada disabilitas, mari gali potensi diri," ajaknya.

Ia mengatakan, bahwa pemerintah saat ini sangat memperhatikan disabilitas. Penerimaan CPNS sekarang ada yang diperuntukkan untuk para penyandang disabilitas. Di Kota Pekanbaru ada tujuh formasi CPNS untuk disabilitas.

"Namun, hingga hari terakhir kemarin tidak ada satupun penyandang disabilitas yang mendaftar CPNS," jelasnya.

"Tidak hanya pemerintah, banyak juga BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta yang turut memperhatikan disabilitas," tambahnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Chairani menyebut, di Kota Pekanbaru terdata ada 1013 penyandang disabilitas. Jumlah itu terbagi menjadi dua, yaitu disabilitas ringan dan berat.

"Ada 933 orang penyandang disabilitas ringan dan 80 orang penyandang disabilitas berat," kata Chairani, Minggu (1/12/2019).

Kata dia, penyandang disabilitas berat itu bisa dikatakan sudah tidak bisa apa-apa lagi. Sedangkan penyandang disabilitas ringan masih bisa beraktivitas.

"Dari data tersebut, angka disabilitas di Pekanbaru sekitar 0,1 persen dari jumlah penduduk Pekanbaru sebesar 1,1 juta jiwa," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, penyandang disabilitas mengeluhkan accessibility atau sarana dan prasarana umum. "Seperti halte bus Trans Metro Pekanbaru yang hanya menggunakan tangga, sehingga penyandang disabilitas kesulitan," jelasnya. 

"Selain itu accessibility kesehatan, keterampilan, agar kedepannya dapat ditingkatkan lagi," tambahnya.

Kemudian untuk pendidikan, Ia mengatakan untuk yang bisa sekolah pihaknya meminta keluarga menyekolahkannya. Akan tetapi kata Chairani, banyak keluarga yang masih minder karena keterbatasannya.

"Kami dari Dinas Sosial tidak bisa bekerja sendiri, karena sosial adalah kerja multidimensi. Oleh karena itu, mari sama-sama kita mencarikan solusinya," jelasnya.(halloriau)



 
Berita Lainnya :
  • Disabilitas di Pekanbaru Diajak Gali Potensi Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Catat! ASN Pemprov Riau harus Masuk Kerja Tanggal 10 Juni Siap-siap Disanksi
    2 Gubri Open House Idul Fitri hingga Tiga Hari, Seluruh Warga Diundang
    3 Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
    4 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    5 ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
    6 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    7 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    8 Pemprov Riau Bertekad Awasi Terus dan Tingkatkan Disiplin Pegawai
    9 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    10 Syamsuar Dukung Riau Bebas Kendaraan Odol Demi Jalan Tanpa Lubang
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved