www.warnariau.com
HUT RIAU ke 60 usung Tema Budaya Melayu 'Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas'
Rabu, 09/08/2017 - 19:12:00 WIB



TERKAIT:
   
 

Hari Jadi Provinsi Riau memang telah usai, Rabu (9/8/2017) ini. Peringatan Hari Jadi yang ke-60 ini mengambil tagline “Provinsi Riau Berintegritas” dan tema “Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas”. Akan tetapi, tentunya tidak banyak dari kita yang tahu apa makna tagline dan tema yang diusung Pemprov Riau tersebut. Menghulu Budaya Melayu dimaksudkan adalah mengenalkan kembali budaya Melayu Riau. Pada peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kemarin, Pemprov Riau melalui Dinas Kebudayaan Riau menggelar beraneka permainan rakyat. Sedangkan maksud dari Riau Berintegritas adalah untuk menunjukkan komitmen tentang pentingnya menanamkan integritas mulai dari diri sendiri, keluarga maupun di masyarakat. Pemerintah Provinsi Riau telah meluncurkan logo dan tagline Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Provinsi Riau yang diperingati pada 9 Agustus 2017. Berdasarkan rembukan dan musyawarah, akhirnya Pemprov Riau memutuskan tagline HUT Riau tahun 2017:‎ "Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas". Selain tagline, Pemprov juga merilis logo HUT ke 60 dengan nuansa Melayu. "Logo maupun tagline HUT ke-60 Provinsi Riau itu sudah kita diskusikan, dan dipilih oleh pak gubernur Riau. Jadi memang logo maupun tagline itu merupakan hasrat dari beliau," kata Ketua Panitia HUT Ke-60 Provinsi Riau, Untuk logo, kata Kasiaruddin, angka 60 yang terdapat pada logo menandakan bahwa Riau sudah berumur 60 tahun. Sedangkan corak warna dalam loga dan selembayung di angka 6 itu dalam rangka merealisasikan visi misi Riau 2020, "Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara". "Sejak ulang tahun Riau tahun 2016 tegline kita sudah berbasis budaya, The Homeland of Melayu. Kemudian diaplikasikan dengan adanya Dinas Kebudayaan dalam rangka merealisasikan visi misi Riau 2020. Makanya di loga itu ada warna-warna Melayu semacam selembayung," paparnya. ‎ Terkait integritas di logo, sebut Kasiaruddin, itu merupakan komitmen gubernur Riau yang luar biasa, dan itu sejalan juga dengan lambang jabatan‎ di angka 0, yang maknanya saling bersama dan gotong royong, sesuai dengan tema HUT ke-72 RI "Kerja Bersama, Bersama Kerja". "Jadi di HUT Riau kita juga mengisi HUT RI, dan itu komitmen menandatakan agar masyarakat Riau dapat seperti itu kebersamaan. dalam membangun Riau lebih baik. Jadi makna loga kita seperti itu, harapan yang kita lakukan dan juga program-program yang telah kita kongkritkan," terangnya. ‎ Selain itu, disampaikan Asisten III Setdaprov Riau ini, menganai tema "Menghulu Berbudaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas" memiliki filosofi jika hulunya program kerja baik, maka ke hilirnya hasil juga akan baik. "Jadi itu makna filosofi dari tema HUT Riau. Jadi budaya Melayu itu besiknya, karena Melayu itu bagian dari jadi diri bangsa‎. Jati diri bangsa merupakan bagian dari daerah-daerah. Karena kita ingin betul menerapkan integritas itu dalam bekerja, karena integritas itu menyangkut tata kelola keuangan dan kegiatan dengan baik," ujar Kasiaruddin. Kasiaruddin mengatakan integritas itu menyangkut tiga hal, yakni jujur, konsisten dan berani. "Artinya berani mengatakan yang tidak benar, karena orang jujur dan konsisten itu banyak, makanya kita berharap orang berani juga semakin banyak," tandasnya. Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, pada upacara peringatan HUT Provinsi Riau ke 60. Menurut Gubri, konsistensi Pemerintah Provinsi Riau dalam menegakkan integritas, telah mulai membuahkan hasil. Karena itulah Gubernur Riau mengangkat tagline Riau berintegritas, agar terus bisa dipertahankan. "Sejak tahun 2017, akuntabilitas kinerja Pemerintah Provinsi Riau mendapat penilaian "B"dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi setelah 7 tahun hanya mendapat penilaian "CC"," ujar Gubri, saat menyampaikan sambutan upacara HUT Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (9/9/2017). Termasuk dalam hal pertanggungjawaban keuangan dan aset, Kata Gubri, Pemerintah Provinsi Riau juga telah 4 kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Dan beberapa apresiasi yang terkait dengan penegakan integritas. Seperti National Procurement Award 2016 kepada LPSE Provinsi Riau pada Kategori Inovasi LPSE yang diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). BKN Award Kategori Implementasi Assesment Centre Peringkat III Nasional, Predikat Kepatuhan Standar Tinggi terhadap Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman. Kita juga mendapatkan reward dalam penyampaian APBD tepat waktu dan sejumlah apresiasi lainnya. Dan tentu pula, seluruh Aparatur Pemerintah haruslah menjadi contoh terdepan dan utama dalam penegakkan integritas ini. "Dalam kaitan tema yang kita usung pada Peringatan Hari Jadi ke 60 Provinsi Riau tahun ini dan sebagai bentuk syukur kita atas karunia yang telah diberikan Allah SWT, maka saya meminta kepada kita semua khususnya para Aparatur Sipil Negara untuk selalu melakukan evaluasi dan introspeksi diri atas apa yang telah kita lakukan selama ini, agar kita tidak melakukan kesalahan dan senantiasa berupaya maksimal meningkatkan kinerja yang positif dan berkualitas," ungkap Gubri. "Selalu memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan keikhlasan dan semangat tanpa pamrih, sehingga kita tidak melakukan praktik-praktik pelayanan publik yang bertentangan dengan nilai-nilai integritas. Selalu kita memberikan contoh dan tauladan terutama pola pikir serta prilaku positif sebagai bentuk nyata penerapan nilai dan norma integritas," tambah Gubri. Pada kesempatan tersebut, gubri juga mengajak agar membenahi dan meluruskan yang kurang dan salah, lalu memantapkan dan meningkatkan program-program pembangunan di Provinsi Riau untuk mengangkat marwah negeri yang gemilang dan terbilang, sejalan dengan Visi Riau 2020, yakni Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara Tahun 2020. (Advetorial Pemprov Riau)



 
Berita Lainnya :
  • HUT RIAU ke 60 usung Tema Budaya Melayu 'Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas'
  •  
    Komentar Anda :

     
    BERITA TERPOPULER
    1 Target PKS Kampar 2024: Menang Pileg, Kuasai Parlemen, Tamaruddin Bupati
    2 Empat Bupati dan Walikota Pekanbaru Tak Terlihat di Rakor Karhutla Riau
    3 Gubri Open House Idul Fitri hingga Tiga Hari, Seluruh Warga Diundang
    4 Catat! ASN Pemprov Riau harus Masuk Kerja Tanggal 10 Juni Siap-siap Disanksi
    5 Inilah Deretan Acara Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau Besok Mulai di Jakarta hingga Pekanbaru
    6 ASN Pemprov Riau Wajib Masuk 10 Juni, yang Tambah Libur Dikenakan Sanksi
    7 Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
    8 Aduh! Program Walikota Pekanbaru di Nilai Gagal
    9 Hore! Mulai 1 April Pengurusan e-KTP Bisa Dilakukan Diluar Domisili
    10 Panglima TNI: Kalau Mau Pakai Jilbab Pindah ke Aceh
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
    Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved