Musibah jelang lebaran yang dihadapi oleh masyarakat LipatKain Kampar Kiri  membawa duka y" />
www.warnariau.com
11:40 WIB - Cabai Merah dan Beras Jadi Penyumbang Inflasi di Pekanbaru | 09:15 WIB - Pisah Sambut Ketua Dharma Wanita Persatuan Bapenda Pekanbaru | 06:47 WIB - Dinkes Pastikan Belum Ada Varian Covid-19 Kraken di Kota Pekanbaru | 10:55 WIB - MPP Pekanbaru Bakal Jadi Percontohan Layanan Digital di Indonesia, Diresmikan Bulan Maret | 10:46 WIB - Ada Covid-19 Varian Kraken, Disdik Pekanbaru Minta Pihak Sekolah Jangan Abai Prokes | 08:29 WIB - Begini Proses Warga Kurang Mampu Dapat Santunan Kematian dari Pemko Pekanbaru
Senin, 30 Januari 2023 | Jam Digital
Follow:
 
Musibah Yang Di Alami Masyarakat Lipat Kain Jelang Lebaran
Sabtu, 25/06/2016 - 14:59:08 WIB

KAMPAR,WARNARIAU.COM - Musibah jelang lebaran yang dihadapi oleh masyarakat LipatKain Kampar Kiri  membawa duka yang amat dalam bagi warga yang menjadi korban, Sabtu (25/06/2016).

Tapi hal ini selalu dianggap angin lalu oleh Pemerintah Kampar. Kenapa saya katakan demikian? rentang waktu 5 tahun terakhir Rantau Kampar Kiri, Siak Hulu sudah terjadi puluhan kali kebakaran, bahkan sudah ada menelan korban jiwa.

Pertanyaan nya adalah, pernahkah hal ini ditanggapi serius oleh Pemkab Kampar?. 

Misalnya dengan menambah armada pemadam kebakaran, dan menempatkan pos-pos pemadam di setiap Kecamatan atau paling tidaknya 1 damkar per 2 Kecamatan yang berdekatan paling tidak kita di Rantau Kampar Kiri diperhatikan di bidang ini dengan hanya menyediakan 3 mobil damkar untuk 6 Kecamatan.

Atau setidaknya Pemkab Kampar melalui BPBD/Damkar-nya mengadakan pelatihan dengan peserta para pemuda. 2-4 orang perdesa. Kemudian Pemkab memberikan bantuan mesin pompa air kepada setiap Desa dengan tenaga relawan dari para peserta pelatihan,
kemudian para peserta pelatihan membangun jaringan koordinasi per kecamatan, sehingga ketika terjadi musibah kebakaran, tenaga relawan di Desa sekitar langsung turun bahu membahu dengan masyarakat sekitar untuk memadamkan api.

Kalau ini dilakukan, kerugian besar hingga belasan unit atau puluhan bangunan yang menjadi amukan sijago merah bisa diminimalisir.
Hal ini sudah pernah digesah oleh masyarakat dan anggota DPRD ke Pemkab Kampar dan dinas-dinas terkait setiap tahunnya, tapi apa usuln ini ditindaklanjuti atau tidak nya kita lihat saja yang terjadi pada Lipat Kain kemaren.***(rilis/wrc)




 
POJOK OPINI
KEJUJURAN HUKUM (AnW GROUP)
Membalik Logika! Oleh: Adlin S.Hut, Pemerhati Kebijakan Lingkungan
Opini Pilkada: "Antara Perspektif Anarkisme Dan Keadilan Sosial"
Membangun Pilkada Yang Bermatabat
Waspadai "Perampokan Suara" dalam Pilkada
Musibah Yang Di Alami Masyarakat Lipat Kain Jelang Lebaran
 
Follow:
Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar
Redaksi Disclaimer Pedoman Media Siber Tentang Kami Info Iklan
© 2016 Warna Riau | Inspirasi Baru Berita Riau, All Rights Reserved